Home arrow Blog
Troy, Maaf no point Print
Movie
Senin, 06 Oktober 2008

Maaf, dengan budget sekitar 180 juta dolar (tahun 2004) film Troy ini tidak mendapat point dari saya. Latar belakang konflik ceritanya tidak mempunyai motif yang kuat. Hanya gara-gara cinta dan nafsu seorang anak muda pengecut menyebabkan 2 negara berperang berebut seorang wanita (yang gak istimewa). Seolah tidak ada peranan akal sehat disini, cuma pamer kekekaran otot dan seragam perang. Saya tidak tahu mana klimaks yang diinginkan dari cerita Troy ini. Bila ini cerita tentang ambisi dunia laki-laki tentang keabadian nama besar, maka saya bilang kurang fokus.

Image

Si Achiles sang preman tanpa takut ternyata mati hanya karena menyelamatkan seorang wanita yang tak punya latar belakang dengannya sama sekali, ndak ngerti saya apa yang menyebabkan dia malah mencari-cari gadis itu ditengah hiruk pikuknya peperangan sebegitu besar.

Adegan kuda troya yang terkenal sepanjang masa itu hanya berjalan datar tanpa rencana dan penguatan musik atau adegan yang detail. Datar. Tanpa ketegangan yang berarti. Itu menurut saya. Sayang sekali melihat dana yang dihabiskan untuk membuat setting begitu megah dan durasi 3 VCD yang dihabiskannya.

Sory, no point.

 
Once upon time in my life.. Print
Personal Life
Minggu, 05 Oktober 2008

Sabtu sore 27 September menjelang buka puasa saya berdiri di depan rumah nunggu bakso buat si Izzi. Tidak berapa lama kemudian lewat beberapa anak muda yang saya kenal sebagai gerombolan geng preman kampung sambil menuntun anjing. Saya tidak suka. Lalu saya tegur bahwa anjing dilarang lewat sini. Eh, marah (ya tentu saja..).. ya saya juga marah. Tanpa ngomong panjang kali lebar lagi salah satu dari mereka melayangkan uppercut kiri ke saya. Jbuk! … Reflek saya juga melayangkan jeb kanan. Lalu jbak! Jbuk! Jbak! Jbuk!.. terjadilah perkelahian seru di saat itu juga.

3 lawan 1. Saya kewalahan. Terjadi pengeroyokan. Saya jatuh mereka makin merangsek. Eh orang-orang cuma pada nonton. Saya lihat mereka semakin beringas. Dalam hujan pukulan saya berusaha bangkit dan membalas sekuat tenaga. Saya bisa bangun dan melepaskan diri dari mereka. Kakak saya berlari-lari memberi bantuan dan melerai.

Lumayan, satu gigi hampir copot dan berdarah. Pundak dan pinggul nyeri kena pukulan. Mereka berteriak-teriak ala preman kampung. Saya diam saja sambil saya pandangi penuh arti. Mereka mengancam-ancam. Oi.. oke. Lihat saja.

Saya dibawa ke RS untuk pengobatan dan visum.

Image

Singkat cerita…

2 hari kemudian si preman kampung datang ke rumah meminta maaf dan memohon agar tidak diteruskan ke polisi. Saya memang kasih pilihan, mau diteruskan ke polisi atau minta maaf..

Kemarahan memang terlihat sebesar gunung tapi bila kita mau menahannya bisa jadi sebesar korma dan manis bila ditelan… another lesson for my life.

Terimakasih buat Mas Giarto dan pasukan, Mas Aang and the gank.. dan juga buat pak er-te dan kepala keamanan pak Kasno meski agak telat ngurusinnya hehe..

 
Starone Jelajah, Puas! Print
Technology
Sabtu, 04 Oktober 2008

Mencoba keluar kota dengan Starone saya, hasilnya memuaskan. Bila Flexi punya Flexi Combo, maka Starone punya Starone Jelajah . Menurut saya mengaktifkannya lebih mudah daripada si Flexi.

Untuk mengaktifkannya caranya :

  • Mengaktifkan : Tekan *123#kode area
  • Memperpanjang StarOne Jelajah : Tekan *124#kode area GRATIS
  • Membatalkan StarOne Jelajah : Tekan *125#kode area GRATIS
  • Untuk mengetahui status nomor jelajah berikut masa aktifnya: Tekan *126 GRATIS

Lalu tekan Call / Yes, gak pake SMS seperti teman kita si Flexi. Lebih gak gampang eror dari pada ON (spasi) nama kota si Flexi dimana banyak orang masih menebak-nebak sendiri apakah kota yang dimaksud berada dalam satu area atau tidak.

Image 

Saya memakainya dari Malang ke Probolinggo lewat Purwosari, Wonorejo, Warungdowo, lalu lewat jalan alternatif Pasrepan tembus pasar Kedawung. Hebatnya di sepanjang jalan yang sepi dan agak masuk tersebut, sinyal Starone masih dapat terjangkau, mengingat ini adalah jaringan CDMA, so cukup masuk juga ke dalam pelosok. Sip dah..

 
Bangla Bangers Print
Movie
Rabu, 01 Oktober 2008

Dari dulu saya selalu menyukai film-film dokumenter. Dan saya yakin memang begitu banyak peminat film dokumenter sehingga ada stasiun film khusus dokumenter seperti Discovery Channel, National Geographic dan lain-lain.

Kebetulan saya mendapat salah satu VCD Discovery Channel berjudul Bangla Bangers. Cerita tentang seorang desainer mobil dari Bangladesh yang ahli merombak mobil biasa menjadi luar biasa. Dahsyat!Image

Asyik sekalli mengikuti proses dan pembuatannya dan melihat pergolakan emosi dan perjuangannya. Okey, saya sangat merekomendasikan kalian menonton karya-karya film dokumenter seperti ini. Ada ribuan judul. Jadi selain menonton film fiksi Holywood atau Indonesia (yang bermutu), isi jugalah referensi kalian dengan film-film dokumenter. Sangat menambah wawasan karena diambil dari kejadian nyata.

Discovery Channel memang ahli menggarap  film macam ini. Bagaimana mereka mengemas kejadian nyata, mengambil gambar, mengikuti kejadian, mewawancara pelaku, membari narasi, memberi background musik dan menampilkan cerita yang menarik untuk diangkat. So jenius!

 
Kampanye untuk Indonesia Lebih Baik Print
General
Minggu, 21 September 2008
ImageKampanye ‘Bukan Penonton TV’
Ada seorang ibu muda yang cantik membawa bayi, berjalan terseok-seok mengesankan kelelahan. Sampailah dia di teras rumah mewah tepat di depan pintu. Sang tuan rumah mendengar suara bayi, terkejut lalu membuka pintu. Astaga! Perempuan itu adalah istrinya yang dulu…

Oh my God, adegan sinetron itu amat bohong dan dramatis. Kok bisa dia masuk rumah tanpa lewat gerbang? Kok bisa bermake up lengkap dalam kelelahan?

Stop Menonton TV! Sudah terlalu banyak waktu kita habis didepan tivi. Terlalu banyak kita dibius (dengan senang hati) kebohongan oleh TV. Kita perlu lebih banyak waktu untuk bekerja. Untuk berpikir jernih tanpa pengaruh TV. Berapa banyak orang tua mengeluh anaknya menjadi anak TV, semua tingkah polahnya meniru TV. Lalu kenapa masih nonton TV?

Berikut anjuran untuk mengurangi pengaruh TV demi kemajuan bangsa :
  1. Bila Anda masih mempunyai TV, copotlah atau rusaklah antenanya sehingga siaran terlihat tidak jelas lalu Anda akan malas menonton TV
  2. Bila terpaksa ingin nonton, gunakan VCD or DVD player agar lebih selektif dalam melihat tayangan. Saat ini telah banyak dijual film-film edukatif untuk dewasa dan anak-anak. Tanpa jeda iklan kan?
  3. Setelah bisa beradaptasi, matikan tivi Anda lalu masukkan ke dalam kardusnya kembali. Anda akan merasakan kebebasan berpikir dan dapat melihat kehidupan dengan lebih jernih!
  4. Target tujuan :
    a.    Menjadi masyarakat yang bergengsi dan jual mahal tidak gampang kena pengaruh tv, bukanya Anti TV
    b.    Melihat anak-anak berkembang biak tanpa pengaruh TV, tapi lebih dekat dekat lingkungannya
  5. Ikut serta menyebarkan kampanye ini kepada orang lain dengan cara :
    a.  Menulis artikel
    b.  Menulis pengalaman
    c. Memasang banner kampanye ‘Bukan Penonton TV’
Selamat  Tidak Menonton Tivi!

ImageKampanye ‘Ayo Isi Internet dengan Bahasa Indonesia’
Bahasa Indonesia masih menjadi bahsa yang belum diperhitungkan dalam dunia internet. Seringkali bila kita browsing di situs-situs multi bahasa, jarang sekali ada pilihan bahasa Indonesia. Malah yang ada bahasa Swahili yang notabene sebuah  negara terpencil di benua Afrika. Hal ini disebabkan karena Indonesia dianggap masih belum potensial  menjadi masyarakat internet dan konten berbahasa Indonesia adalah sangat sedikit yang bermanfaat untuk menjadi referensi dalam dunia internet.

Oh tidak! Tidakkah kita ingin bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia Internet juga? Jadi ayo kita isi dan kita penuhi internet dengan konten berbasaha Indonesia.

Silahkan melakukan hal-hal sebagai berikut :
  1. Menulis blog dalam bahasa Indonesia. Saat ini memang diperlukan bahasa Inggris untuk terkoneksi dengan para pembaca dari manca negara dan karena pertimbangan dollar. Baik, silahkan jalan terus dengan menulis konten berbahasa Inggris namun sisipkan dengan artikel-artikel berbahasa Indonesia atau bila Anda punya tenaga lebih, selalu terjemahkan artikel Anda.
  2. Sejak beberapa tahun terakhir banyak situs besar seperti Google yang telah melakukan lokalisasi konten. Seperti misalnya Google bahasa Indonesia bahkan bahasa Jawa, maka sudah menjadi tugas kita sebagai pemakai bahasa untuk mengisi konten nya
  3. Target tujuan :
    a.    Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang diperhitungkan di dunia Internet
    b.    Konten berbahasa Indonesia menjadi referensi dalam internet
    c.    Menjadi kebanggaan sebagai pemakai bahasa Indonesia
  4. Ikut serta menyebarkan kampanye ini kepada orang lain dengan cara :
    a.    Menulis artikel
    b.    Menulis pengalaman
    c.    Memasang banner kampanye ‘Ayo Isi Internet dengan Bahasa Indonesia’
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 6 of 108

Everybody is somebody elses weirdo.

Dykstra

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Latest Comments


^
   I am
Html css Office Address | Jl. Sumpil 2/128, Malang - 65125, Jawa Timur - Indonesia
Phone | +62 341 6103103, Email | admin@ame268.com
Advertisement
Advertisement





Links to Site